Alat Modbus RTU Online
Suite alat Modbus RTU online profesional, menyediakan fungsi pembuatan perintah, parsing pesan, debugging online, dan pengecekan CRC. Tanpa instalasi, mendukung koneksi serial langsung dari browser, menjadi alat wajib untuk pengembangan dan debugging otomasi industri.
🎯 Solusi Lengkap Modbus RTU
Suite alat Modbus RTU profesional yang mengintegrasikan pembuatan perintah, parsing pesan, debugging online, dan pengecekan CRC. Mendukung semua kode fungsi standar, berbagai tipe data dan urutan byte, membuat pengembangan dan debugging Modbus Anda lebih efisien.
Alat Konversi Tipe Data
Konversi IEEE‑754/Heksadesimal/Desimal, mendukung multi-urutan byte dan tipe data 16–64 bit, dengan konversi real-time dan petunjuk rentang
⭐ Mengapa Memilih Alat Modbus RTU Kami?
🎯 Skenario Aplikasi Utama
Debugging Otomasi Industri
Debug perangkat Modbus seperti PLC, inverter, instrumen
- Pengujian komunikasi perangkat
- Konfigurasi pembacaan parameter
- Diagnosis dan pemecahan masalah
Pengembangan Integrasi Perangkat
Kembangkan program master atau slave Modbus
- Pengujian verifikasi protokol
- Konfirmasi format data
- Pengujian kompatibilitas
Pemeliharaan dan Operasi Sistem
Pemeliharaan peralatan lini produksi dan akuisisi data
- Akuisisi data berkala
- Pemantauan status peralatan
- Analisis data historis
🚀 Mulai Gunakan Sekarang
Tidak perlu registrasi, tidak perlu unduh, buka browser Anda untuk menggunakan seluruh rangkaian alat Modbus RTU. Mendukung koneksi serial langsung, membuat debugging perangkat Anda lebih sederhana dan efisien.
📚 Pengetahuan Protokol Modbus RTU
Modbus RTU (Remote Terminal Unit) adalah mode transmisi serial dari protokol Modbus, menggunakan pengkodean biner dan pengecekan CRC, dengan karakteristik efisiensi transmisi tinggi dan kemampuan deteksi kesalahan yang kuat. Banyak digunakan dalam sistem otomasi industri untuk komunikasi antar perangkat.
Fitur Utama:
- Format data biner, efisiensi transmisi tinggi
- Pengecekan CRC16, keandalan data kuat
- Mendukung komunikasi multi-titik RS485
- Standardisasi tinggi, kompatibilitas baik
Pesan Modbus RTU standar terdiri dari bagian-bagian berikut:
[Alamat Slave][Kode Fungsi][Area Data][Pengecekan CRC]- Alamat Slave: 1 byte, mengidentifikasi perangkat target:
- Kode Fungsi: 1 byte, menentukan jenis operasi:
- Area Data: N byte, berisi alamat dan data:
- Pengecekan CRC: 2 byte, memastikan integritas data:
- 01: Baca Status Coil
- 02: Baca Input Diskrit
- 03: Baca Holding Register
- 04: Baca Input Register
- 05: Tulis Single Coil
- 06: Tulis Single Register
- 15: Tulis Multiple Coils
- 16: Tulis Multiple Registers
Modbus RTU menggunakan algoritma pengecekan CRC-16, dengan polinomial 0xA001. Proses pengecekan memastikan keandalan transmisi data dan merupakan bagian penting dari protokol Modbus RTU.
Fitur Pengecekan:
- Pengecekan redundansi siklik 16-bit
- Polinomial: 0xA001
- Nilai awal: 0xFFFF
- Transmisi byte rendah terlebih dahulu
Dalam proyek Modbus, tipe data yang berbeda (integer/float) dan urutan byte yang berbeda (ABCD/DCBA/BADC/CDAB) secara langsung mempengaruhi parsing dan tampilan nilai register. Poin-poin berikut dapat membantu Anda membaca dan menulis dengan lebih akurat:
- Integer menggunakan representasi Two's Complement: bit paling signifikan dari angka bertanda adalah bit tanda, angka negatif = bitwise NOT + 1; saat mem-parsing HEX→INT, perluasan tanda harus dilakukan sesuai dengan lebar bit target
- Floating-point menggunakan IEEE‑754: FLOAT32 = 1 bit tanda + 8 bit eksponen + 23 bit mantissa (offset 127); FLOAT64 = 1 bit tanda + 11 bit eksponen + 52 bit mantissa (offset 1023), mendukung ±0, ±∞, NaN, dan angka subnormal
- Empat urutan byte umum: ABCD (Big Endian)/DCBA (Little Endian)/BADC (penukaran word 16-bit)/CDAB (penukaran grup 32-bit); untuk data 16-bit, biasanya hanya ABCD dan DCBA yang relevan
- Urutan byte (Byte Endianness) dan urutan word register (Word Order) berbeda: yang pertama menggambarkan urutan byte, yang kedua menggambarkan urutan register 16-bit; pada data 32/64-bit, keduanya seringkali mempengaruhi secara bersamaan
- Integer 64-bit dan integer aman JS: Angka di browser adalah floating-point presisi ganda, dengan integer aman ±(2^53‑1); alat ini menggunakan BigInt untuk menangani 64-bit, di luar jangkauan atau risiko presisi akan ditampilkan sebagai '-'
- Input HEX disarankan untuk dinormalisasi: hapus karakter non-HEX, ubah menjadi huruf besar, tambahkan 0 di depan jika perlu untuk memastikan jumlah digit genap, dan kelompokkan per dua digit saat ditampilkan untuk meningkatkan keterbacaan
- Penanganan titik desimal: Ketika input desimal mengandung desimal dan targetnya adalah integer, akan ditampilkan '-'; hanya FLOAT32/FLOAT64 yang menerima desimal
- Saran debugging: Jika tidak yakin tentang urutan byte, coba bandingkan dengan nilai yang diketahui di antara empat mode; selalu konsisten dengan dokumentasi perangkat