Alat Debugging Modbus RTU Online | Alat Komunikasi Serial/Akuisisi Data Real-time/Parsing Pesan/Analisis Visual

Alat debugging Modbus online, mendukung koneksi port serial langsung dari browser, akuisisi data real-time, parsing pesan multi-format, dan visualisasi data. Dilengkapi dengan berbagai tipe data (UINT16/INT16/UINT32/INT32/FLOAT32) dan urutan byte (ABCD/DCBA/BADC/CDAB), mendukung parsing format biner/teks, ekspor data ke Excel, dan tampilan kurva real-time. Siap pakai tanpa instalasi, sangat cocok dipadukan dengan alat Modbus RTU, menjadi asisten handal untuk pengembangan dan debugging otomasi industri.

Konfigurasi Serial

Baud Rate
Data Bits
Stop Bits
Parity
Browser saat ini tidak mendukung Web Serial API, fungsi port serial tidak tersedia. Silakan gunakan browser desktop yang didukung (seperti Chrome, Edge) untuk mengakses.

Informasi Log

Jumlah Maksimum
Format Tampilan
Mode Modbus
Format Input
Alamat Slave (HEX)
Kode Fungsi (HEX)
Alamat Awal (HEX)
Jumlah (HEX)
MS

Parser Data Modbus

Sumber Data
Format Data
Aktifkan Parsing
Nama AturanPosisi AwalTipe DataUrutan ByteKoefisienKonstantaJumlah DesimalAksi

Pesan Mentah

Jumlah Maksimum
No.WaktuPesan
Total : 0/ Page
1 / 1

Panduan Pengguna

Gambaran Umum Fungsi

Alat Debugging Modbus adalah alat komunikasi serial dan parsing data yang kuat, dirancang khusus untuk debugging dan analisis data protokol Modbus RTU. Ini membantu pengguna untuk dengan cepat membuat koneksi serial, mengirim perintah Modbus, dan mem-parsing data yang diterima secara real-time.

Fitur Utama:

  • Komunikasi Serial: Mendukung berbagai baud rate dan konfigurasi parameter serial untuk komunikasi yang andal dengan perangkat Modbus
  • Pemantauan Data: Menampilkan data yang dikirim dan diterima secara real-time, mendukung mode tampilan HEX dan Teks
  • Parsing Data: Fungsi parsing data Modbus yang kuat, mendukung berbagai tipe data dan urutan byte, dengan aturan parsing yang dapat disesuaikan
  • Visualisasi & Ekspor Data: Hasil parsing dapat ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik, memungkinkan pemantauan tren data secara real-time, dan mendukung ekspor data ke format Excel untuk analisis lebih lanjut

Penggunaan Bersama Alat Modbus RTU

  • Generator Perintah: Gunakan generator perintah di halaman alat Modbus RTU untuk membuat perintah Modbus RTU standar dengan cepat, lalu salin ke area pengiriman untuk digunakan langsung
  • Generator Data: Gunakan generator data di halaman alat Modbus RTU untuk membuat data uji, berguna untuk menguji fungsi parsing tanpa perangkat fisik
  • Alur Kerja Umum:
  • 1. Konfigurasi parameter serial dan hubungkan ke perangkat
  • 2. Gunakan generator perintah untuk membuat perintah Modbus yang diperlukan
  • 3. Konfigurasi pengiriman berjangka di area pengiriman untuk akuisisi data otomatis
  • 4. Konfigurasi aturan parsing untuk melihat hasil parsing secara real-time
  • 5. Gunakan tabel atau grafik untuk memantau perubahan data
  • 6. Ekspor data jika diperlukan untuk analisis offline

Konfigurasi Serial

  • Klik tombol pilih port serial untuk memilih perangkat serial yang akan dihubungkan
  • Baud Rate: Umumnya 9600, 19200, dll., harus sesuai dengan perangkat
  • Data Bits: Biasanya 8 bit
  • Stop Bits: Biasanya 1 bit
  • Parity: Biasanya None (tanpa paritas)

Konfigurasi Log

  • Mode Tampilan: Mode HEX (Heksadesimal) atau TEXT (Teks)
  • Hapus Otomatis: Hapus data lama secara otomatis ketika jumlah baris maksimum terlampaui
  • Jumlah Baris Maksimum: Jumlah maksimum baris yang disimpan dalam log

Konfigurasi Pengiriman

  • Mode HEX: Kirim data dalam format heksadesimal
  • Tambah CR+LF: Tambahkan karakter carriage return dan line feed di akhir data
  • Kirim Berulang: Kirim data berulang kali sesuai interval waktu yang ditetapkan
  • Interval Pengiriman: Interval waktu untuk pengiriman berulang (milidetik)
  • Contoh Perintah Modbus RTU:
  • 01 03 00 00 00 0A C5 CD - Perintah untuk membaca 10 register
  • 01 10 00 00 00 01 02 00 01 67 90 - Perintah untuk menulis 1 register

Parsing Data Modbus

Sumber Data

  • Serial: Data real-time yang diterima langsung dari perangkat
  • File: Data yang dibaca dari file data yang disimpan

Format Data

  • Format BinerData Modbus RTU mentah yang dikeluarkan langsung oleh perangkat
  • Format TeksTeks heksadesimal yang dipisahkan spasi, contoh: 01 03 0C 40 48 F5 C3 00 00 01 3A C6 FE FF FF 39 D4
  • Penting: Terlepas dari apakah sumber data berasal dari serial atau file, Anda dapat memilih format data. Misalnya, jika data yang diterima dari port serial dalam format teks, Anda perlu memilih format teks untuk parsing

Aturan Parsing

  • Posisi Awal: Posisi byte awal area data (dimulai dari 0)
  • Tipe Data: Mendukung berbagai tipe numerik (UINT16, INT16, UINT32, INT32, FLOAT)
  • Urutan Byte: Urutan byte untuk data multi-byte (ABCD, DCBA, BADC, CDAB)
  • Koefisien: Kalikan nilai yang sudah diparsing dengan koefisien (default 1)
  • Konstanta: Tambahkan konstanta setelah menerapkan koefisien (default 0)
  • Jumlah Desimal: Jumlah tempat desimal untuk ditampilkan pada hasil

Video Tutorial

Alat Debugging Modbus RTU Online | Alat Komunikasi Serial/Akuisisi Data Real-time/Parsing Pesan/Analisis Visual